Pages

Jumat, 19 Desember 2014

GEOPOLITIK (Mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai Negara maritime)

Diposkan oleh Mauli di 05.01


Latar Belakang
Indonesia dengan sebagian besar wilayahnya merupakan lautan sudah selayaknya kembali pada masa kejayaan Sriwijaya dan Majapahit yang memiliki kekuatan system pertahanan maritim. Tidak hanya untuk kepentingan Negara, sumberdaya maritim yang sangat besar ini perlu dikelola dan diberdayagunakan sebagai aset ekonomi bangsa.

Kekuatan
1.    Maritime Awareness: Fondasi Geopolitik Negara Indonesia
Konsep ini dicetuskan oleh Laksamana Muda TNI (Purn) Robert Mangindaan, pada Forum Kajian Pertahanan dan Maritim (2012) beliau mengatakan bahwa konsep maritime awareness hendaknya dijadikan sebagai landasan untuk membangun politik pertahanan, pembangunan ekonomi maritim, dan seterusnya(Robert Mangindaan: 2012).  Maritime Domain Awareness (MDA) adalah upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap  kejadian-kejadian di laut dan kawasan pantai serta mencarikan solusi yang tepat dalam penyelesaiannya
2.    Pidatonya Ir. Soekarno pernah berpesan bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa pahlawannya, Jasmerah. Tentunya masyarakat Indonesia tidak akan pernah lupa bahwa Negara ini dulunya adalah Negara maritime. Lantas untuk apa mencari berbagai alternative solusi untuk menjadi bangsa yang hebat dengan peradaban yang maju. Modal dasar sudah dimiliki, sector maritime merupakan asset bangsa yang mampu meningkatkan devisa Negara,

Kelemahan
1.    Indonesia belum mempunyai MDA apalagi doktrinnya
2. Kepedulian terhadap lingkungan maritim masih lemah karena bangsa Indonesia belum menganggap laut sebagai bagian tak terpisahkan dari hidupnya
3.    tidak memiliki strategi maritim nasional.

Peluang
1.    Indonesia memiliki berbagai sumber energi mulai dari minyak bumi, gas, batubara dan sumber energi yang melimpah seperti geotermal dan air. Di samping itu, tersedia lahan yang luas dan subur yang bisa ditanami oleh berbagai komoditas pangan dan pertanian didukung dengan potensi kekayaan laut yang luar biasa. Penduduk Indonesia memiliki potensi tinggi di berbagai bidang, ilmu pengetahuan  dan teknologi, kesenian dan budaya, olahraga, serta kreativitas. Semua itu apabila dikelola dengan maksimal dapat mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa maritime yang berperadaban maju.
2.    adanya kebijakan kelautan nasional (national ocean policy) yang harus dijadikan sebagai kekuatan politik.
3.    mengoptimalkan potensi ekonomi maritim untuk kesejahteraan bangsa

Hambatan
1.    kesadaran maritim sepertinya kurang kuat ditonjolkan
2.    Indonesia hingga saat ini ternyata belum mempunyai kebijakan kelautan (ocean policy). Hal ini dipertegas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddy Numberi pada kesempatan seminar nasional Membangun Kejayaan Maritim Indonesia di Jakarta

Kesimpulan
Indonesia sebagai Negara yang sebagian besar wilayahnya berupa lautan belum memiliki strategi geopolitik yang tepat untuk memposisikan diri sebagai Negara maritime. Potensi laut yang kaya dan letak yang strategis menjadikan Indonesia sebagai pintu perdagangan dunia. Hal itu mengharuskan Indonesia memperkuat geopolitiknya melalui pertahanan maritim. Hal yang penting dalam geopolitik Indonesia adalah cara pandang bangsa agar melihat Indonesia sebagai negara maritim. Kita harus menjadikan laut sebagai prioritas, ditopang (pertahanan) udara dan darat, jika ada ekspansi kekuatan laut di sebuah negara dan pertahanan laut itu kalah, maka lawan bisa masuk ke darat dan menguasai negara. Oleh karena itu pertahanan laut harus diperkuat

0 komentar:

 

Mauli's Blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea