Pages

Rabu, 15 April 2015

RESUME PENTINGNYA MENDENGARKAN DALAM PROSES KOMUNIKASI DAN TEKNIK MENDENGARKAN YANG EFEKTIF

Diposting oleh Mauli di 04.40 0 komentar


Hal pertama kali kita lakukan dalam hidup ini adalah mendengar, setelah itu baru kau boleh menjerit dan berteriak” - Aristophanes. Mendengarkan adalah proses fisiologis yang terjadi ketika anda berada di sekitar getaran di udara dan getaran ini menimpa pada gendang telinga anda. Dari kita bangun pagi sampai kita tidur, kita mendengarkan sesuatu, entah itu suara burung berkicau di pagi hari atau apapun. Latar belakang budaya yang berbeda akan menimbulkan makna yang berbeda antara pembicara dan pendengar. Dalam komunikasi antar pribadi ada hal yang membedakan makna dari komunikasi dua arah, yaitu berbicara dengan aksen dan berbicara dengan bahasa berbeda. Perempuan umumnya membangun sebuah hubungan dan menetapkan sebuah pertemanan kemudian saling berkomunikasi dengan menjadi pendengar setia hingga akhir pembicaraan. Sedangkan laki-laki hanya menunjukkan keahlian, menekankan hal-hal yang di maksud, dan mendominasi sebuah komunikasi. Teknik mendengarkan yang efektif, yaitu sebagai berikut:
1.    Mendengarkan Partisipatif dan Pasif
Maksudnya seperi seseorang yang ber-partisipasi (secara fisik dan mental) dalam tindak komunikasi. Contohnya, ketika kita mendengarkan berita yang penting, maka tubuh mengambil posisi tegak, memiringkan tubuh ke arah pembicara dan relatif tidak berbicara.
2.    Mendengarkan secara empatik dan objektif
Saran dalam teknik ini, antara lain, lakukan dialog, pahami sudut pandang pembicara, cobalah memahami pemikiran dan perasaan lawan bicara, Jangan mendengarkan secara ofensif karena kecenderungan untuk mendengarkan informasi sepotong-sepotong yang akan memungkinkan anda menyerang pembicara atau menemukan kesalahan-kesalahan
3.    Mendengarkan secara kritis dan tidak menghakimi
Mendengarkan dengan pikiran terbuka akan membantu anda memahami pesan secara lebih baik. Mendengarkan dengan pikiran kritis akan membantu anda menganalisis pemahaman dan mengevaluasi pesan. Pedoman mengatur mendengarkan tanpa menilai dan mendengar-kan secara kritis : 1. Jagalah agar pikiran selalu terbuka, 2. Jangan menyaring sesuatu yang sulit, 3. Jangan menyaring pesan yang tidak disukai, tak seorang pun dari kita yang ingin mendengar sesuatu yang kita yakini tidak benar.; 4. Nilai isi sesuai dengan yang disampaikan.  Jangan menganggap cara penyampaian sebagai isi.
»»  Read More...
 

Mauli's Blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea