Pages

Rabu, 18 September 2013

RINGKASAN RENDAHNYA MINAT BACA PELAJAR

Diposkan oleh Mauli di 08.24



Minat baca masyarakat Indonesia masih relatif rendah karena aktivitas ini belum menjadi kebutuhan hidup dan belum menjadi budaya bangsa. Indokator biro pusat statistik menyebutkan baha hanya 18,94 % penduduk Indonesia diatas usis 10 tahun yang mendapatkan informasi dengan membaca, terpaut jauh dengan yang mendapat informasi dari televise yang mencapai 90,27%, demikian menurut siaran pers yang diterima Parent’s Guide.
Sedihnya, umumnya perilaku malas membaca itu didominasi oleh usia pelajar atau masih produktif. Rendahnya minat baca dikalangan pelajar sepertinya harus menjadi perhatian khusus masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia dituntut lebih kreatif untuk mendongkrak minat baca dikalangan pelajar.
Padahal, sudah tidak ada orang yang bias meragukan manfaat membaca. Membaca akan menumbuhkan rasa ingin tahu, mengembangkan daya imajinasi serta meningkatkan kreatifitas, selain juga akan membantu memahami pola dan metodologi penyusunan logika. Hal-hal tersebut akan sangat membantu para pelajar dimasa depannya.
Sementara itu, dalam pergaulan, mafaat membaca buku akan membantu mereka untuk belajar mengekspresikan diri secara jelas dan penuh percaya diri. Selain itu, mereka juga akan siap dalam menghadapi kehidupan nyata serta belajar untuk menyikapi situasi dan lingkungan baru yang asing bagi mereka.
Dinegara-negara maju diseluruh dunia, budaya membaca didorong pada anak-anak usia dini. Orangtua dan pemerintah memahami bahwa kebiasaan membaca yang sehat sangat penting bagi generasi muda untuk bersaing di pasar global dimasa depan.
Menurut data statistic pengunjung perpunas pada 2011, hanya 38100 orang yang dating berkunjung. Dari jumlah tersebut, hanya 2221 pengunjug yang berasal dari kalangan pelajar Indonesia. Tentu saja ini menjadi gambaran yang tidak terlalu menggembirakan mengeniai minat baca dinegeri ini.
“Perlu dikembangkan berbagai metode kreatif agar membaca itu menjadi kebiasaan yang menyenangkan bagi para pelajar”. Semua pihak harus memikirkan cara terbaik untuk memancing minat bmembaca pelajar. Setiap anggota masyarakat harus membantu terwujudnya gerakan”.
Bebagai organisasi kemasyarakatan sudah memulai gerakan diindonesia dan mengusahakan agar pelajar dapat mengakses buku-buku ini dengan mudah disebanyak mungkin tempat. Contohnya, badan perpustakaan untuk iterapkan secara nasional dalam menyediakan akses buku-buku kepada pelajar.
Beberapa faktor penyebab kurangnya kegemaran membaca di kalangan remaja adalah :
1.      Faktor Lingkungan
2.      Teknologi yang semakin canggih 
3.      Kurangnya Kesadaran  
4.      Kurangnya Motivasi
5.       Suasana Perpustakaan yang kurang nyaman

0 komentar:

 

Mauli's Blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea