Pages

Selasa, 02 Desember 2014

RESUME SEJARAH PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA

Diposting oleh Mauli di 00.46 0 komentar


 Perkembangan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam satu masa yang singkat, tetapi mengalami proses pertumbuhan berabad-abad lamanya. Mungkin terlalu sederhana untuk mengatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu Riau. Orang-orang lupa bahwa bahasa Melayu Riau hanyalah merupakan satu dialek di antara demikian banyak dialek-dialek Melayu yang lain. Dan semua ini sudah terkenal di seluruh Nusantara suatu bahasa perhubungan, suatu ingua franca , yang disebut Melayu Pasar . Melayu Pasar inilah yang menjadi faktor paling penting untuk diterimanya bahasa Melayu Riau sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah. Seandainya orang belum mengenal Melayu Pasar, tentulah sama sulitnya pula menerima bahasa Melayu Riau menjadi bahasa pengantar, seperti halnya dengan bahasa Jawa.
1.    Sebelum masa kolonial                                                                                                        
   Bahasa Melayu dikenal dalam sejarah sebagai Lingua Franca. Bahasa melayu  digunakan di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7. Pada zaman Kerajaan Sriwijaya bahasa Melayu sebagai bahasa kebudayaan. Ditemukannya bukti-bukti Prasasti pengunaan bahasa Melayu Kuno (Huruf Pranagari), prasasti di Kedukan Bukit Tahun 683 M (Palembang), prasasti Talang Tuwo tahun 684 M (Palembang), prasasti Kota Kapur tahun 686 M (Bukit Barat), prasasti Karang Birahi tahun 688 M (Jambi). Walaupun bukti tertulis hampir tak ada, tetapi dengan adanya bermacam-macam dialek Melayu yang tersebar di seluruh Nusantara seperti dialek Melayu Ambon, Larantuka, Kupang, Jakarta, Manado, dan sebagainya, dapat dipastikan adanya penyebaran yang luas tersebut.               Tahun 1380 di Minye Tujoh, Aceh, terdapat suatu batu nisan yang berisi suatu model syair tertua. Sesudah tahun ini, antara abad ke-14 sampai ke 17 didapati banyak hasil kesusasteraan lama dalam bentuk pelipur lara, hikayat, dongeng-dongeng dan sebagainya. Tentu semuanya ini memerlukan masa perkembangan. Dalam masa perkembangan tersebut, baik bahasa maupun isi ceritanya menerima unsur-unsur dari luar untuk memperkaya dirinya, yaitu dari bahasa Sansekerta dengan unsur-unsur Hindu, dan dari bahasa Arab-Persia dengan unsur-unsur Islam.
2.    Masa kolonial                                                                                                          
    Ketika orang-orang barat sampai di Indonesia pada abad ke-16, mereka menghadapi suatu kenyataan, yaitu bahasa Melayu merupakan suatu bahasa resmi dalam pergaulan, bahasa perantara dalam perdagangan. Hal ini dapat dibuktikan dari beberapa kenyataan berikut: seorang Portugis bernama Pigafetta, setelah mengunjungi Tidore, menyusun semacam daftar kata-kata pada tahun 1522; berarti sebelum itu bahasa Melayu telah tersebar sampai ke kepulauan Maluku.
Baik bangsa Portugis maupun bangsa Belanda yang datang ke Indonesia kemudian mendirikan sekolah-sekolah. Mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Usaha-usaha untuk memakai bahasa Portugis atau Belanda sebagai bahasa pengantar selalu mengalami kegagalan. Demikianlah pengakuan seorang Belanda yang bernama Danckaerts pada tahun 1631, ia mengatakan bahwa kebanyakan sekolah di Maluku memakai bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Kegagalan dalam usaha memakai bahasa-bahasa Barat itu memuncak dengan dikeluarkannya suatu keputusan dari Pemerintah Kolonial, K. B. 1871 No. 104, yang menyatakan bahwa pengajaran di sekolah-sekolah bumiputera diberikan dalam bahasa daerah, selain bahasa Melayu.
3.    Pergerakan Kebangsaan                                                                              
   Dengan timbulanya pergerakan kebangsaan, dirasakan perlu adanya suatu bahasa nasional untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil jika semua rakyat diikutsertakan. Untuk itu mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan digunakan semua orang. Pada mulanya memang agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. Pada tahun 1908, pemerintah kolonial mendirikan suatu komisi yang disebut Comissie voor de Volkslectuur , diketuai oleh Dr. G. A. J. hazeu. Kemudian komisi ini diubah namanya menjadi Balai Pustaka pada tahun 1917. Kegiatan badan ini antara lain membantu penyebaran dan pendalaman bahasa Melayu dengan menerbitkan buku-buku murah berbahasa Melayu. Pada tahun 1918, tanggal 25 Juni, dengan ketetapan Belanda, anggota-anggota Dewan Rakyat diberi kebebasan untuk menggunakan bahasa Melayu dalam Volksraad . Kesempatan ini kemudian ternyata tidak digunakan semestinya.                                             
    Tahun 1926 Jong Java merasa perlu mengakui suatu bahasa daerah sebagai media penghubung semua pemuda-pemudi Indonesia. Bahasa Melayu dipilih menjadi bahasa pengantar. Pemuda-pemuda di Sumatera sudah lebih dahulu menyatakan dengan tegas memutuskan untuk menggunakan bahasa Melayu Riau, yang disebut juga bahasa Melayu Tinggi, sebagai bahasa persatuan. Tetapi majalah-majalah Jong Java dan Jong Sumatranen Bond masih ditulis dalam bahasa Belanda.    Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti yang telah disebutkan di atas, akhirnya tibalah tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda Indonesia di Jakarta, sebagai hasil yang paling gemilang dari kongres tersebut diadakan ikrar bersama yang terkenal dengan nama Sumpah Pemuda.
4.    Setelah Kemerdekaan                                                                                                         
   Pada tanggal 18 Agustus 1945 penandatanganan UUD 1945, pasal 36: Penetapan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara. Tanggal 19 Maret 1947 peresmian Penggunaan Ejaan Republik (Ejaan Soewandi) penganti ejaan van Ophuysen yang berlaku sebelumnya.                                                                                     
    Ejaan van Ophuysen, huruf ï untuk membedakan antara huruf i sebagai akhiran dan karenanya harus disuarakan tersendiri dengan dipotong seperti mulaï dengan ramai, huruf j untuk menuliskan kata-kata jang, pajah, sajang, dsb. Huruf oe untuk menuliskan kata-kata goeroe, itoe, oemoer, dsb. Tanda diakritik, seperti koma ain dan tanda trema, untuk menuliskan kata-kata ma’moer, ’akal. Ejaan Soewandi, huruf oe diganti dengan u. Bunyi hamzah dan bunyi sentak ditulis dengan k, seperti pada kata tak Kata ulang boleh ditulis dengan angka 2, seperti anak2. Awalan di- dan kata depan di kedua-duanya ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya, seperti kata depan di pada dirumah, dikebun, disamakan dengan imbuhan di- pada ditulis, dikarang. 16 Agustus 1972 Presiden Republik Indonesia meresmikan pemakaian Ejaan Bahasa Indonesia dan pembentukan Istilah. Peresmian ejaan baru itu berdasarkan Putusan Presiden No. 57, Tahun 1972. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD)
Ejaan Soewandi
Ejaan yang Disempurnakan
dj
djalan, djauh
J
jalan, jauh
j
pajung, laju
Y
payung, layu
nj
njonja, bunji
Ny
nyonya, bunyi
sj
isjarat, masjarakat
Sy
isyarat, masyarakat
tj
tjukup, tjutji
C
cukup, cuci
ch
tarich, achir
Kh
tarik, akhir














PERISTIWA PENTING MASA KEMERDEKAAN SAMPAI  SEBELUM  REFORMASI
·         16 Agustus 1972, Presiden Republik Indonesia H.M. Soeharto, meresmikan penggunaan Ejaan Bahasa        Indonesia Yang Disempurnakan (EYD melalui Pidato Kenegaraan.
·         31 Agustus 1972 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah resmi berlaku diseluruh wilayah Indonesia.
·         Kongres Bahasa Indonesia V di Jakarta, 28 Oktober– 3 November1988.  Hasil Kongres dipersembahkan Karya Besar Pusat Pembinaan dan Pengembangan  Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.
·          Kongres bahasa Indonesia VI di Jakarta, 28 Oktober–2 November1993. Kongres mengusulkan agar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa ditingkatkan statusnya menjadi Lembaga Bahasa Indonesia, serta mengusulkan disusunnya Undang-undang Bahasa Indonesia.

KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA              
q  sebagai bahasa persatuan (alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya);
q  bahasa nasional dan bahasa resmi
q  sebagai bahasa budaya dan bahasa ilmu;
q  Dan sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan.






»»  Read More...

PERAN KOMPUTER DALAM PENDIDIKAN MATEMATIKA

Diposting oleh Mauli di 00.39 0 komentar


Pada masa sekarang ini, banyak perusahaan yang berlomba-lomba membuat sebuah komputer, program, atau software-software tertentu untuk proses pembelajaran siswa terutama pembelajaran matematika. Banyak program dikomputer yang bisa membantu kita dalam hal yang ada hubungannya dengan matematika. Contohnya, Microsoft excel. Microsoft Excel adalah salah satu contoh program yang dikeluarkan oleh perusahaan Microsoft, sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik dan lain-lain. Biasanya program ini digunakan guru, siswa, atau pun lainnya untuk menghitung suatu data yang jumlahnya banyak. Dengan kita menggunakan microsoft excel kita bisa dengan mudah, menyelesaikannya tanpa perlu menghitung manual dan tanpa membutuhkan waktu lama. Microsoft Excel menyediakan banyak formula yang terkait dengan matematika seperti trigonometri, aljabar, matriks, statistik, dan lain-lain. Microsoft Excel akan berguna sebagai alat bantu untuk menjelaskan konsep atau pemecahan masalah. Sebagai contoh, pada saat kita SMA dipelajari metode-metode untuk menyelesaikan sistem persamaan linier yaitu metode eliminasi, substitusi, dan menggunakan matriks. Untuk sistem persamaan linier dengan dua variabel, penggunaan ketiga metode tidak mengalami kendala, tetapi untuk sistem persamaan linier dengan tiga variabel atau lebih penggunaan matriks akan menimbulkan kesulitan dalam menghitung invers matriks. Dengan bantuan Microsoft Excel kesulitan perhitungan dapat diatasi. Lalu ada Microsoft Power Point, guru akan lebih mudah menjelaskan materi matematika lewat program ini tanpa harus menulis di papan tulis. Dengan Microsoft Power Point, guru dapat menyajikan bahan presentasi berupa objek teks (termasuk rumus-rumus matematika), grafik, video, suara, dan objek-objek lainnya yang dapat membantu siswa lebih mengerti dari pada membayangkan sesuatu. Program animasi dalam Power Point juga sangat bermanfaat bagi proses pembelajaran matematika, misalnya dalam geometri. Selain untuk geometri, komputer juga dapat digunakan untuk materi matematika yang lain. Melalui komputer, siswa dapat mencari pelajaran matematika yang tidak ada dibuku lewat internet. Ini dapat memudahkan siswa untuk menambah wawasannya lebih jauh. Banyak juga situs yang menyediakan materi tentang matematika atau pelajaran lainnya, seperti: pakanang.blogspot.com, zenius.com, khanacademy, dan lain-lain.


»»  Read More...

Kamis, 25 September 2014

Foto EXO (exo.mcmworldwide Instagram Update)

Diposting oleh Mauli di 03.55 0 komentar



»»  Read More...

Kim Peek (The Real Rain Man)

Diposting oleh Mauli di 03.41 0 komentar
 
 
Kim Peek adalah manusia super jenius yang lahir dengan keterbelakangan mental dilahirkan pada tahun 1951 dengan ukuran kepala 3 kali lebih besar dibandingkan ukuran kepala bayi normal. Selain itu, Kim juga divonis menderita encephalocele, yaitu semacam luka di belakang kepala yang memperlihatkan sebagian otaknya yang menonjol keluar. Di usia tiga tahun, luka itu semakin meluas dan merusak sebagian otak Kim. Tahun 1983, Kim menjalani pemeriksaan X-ray yang berhasil menyibak keanehan yang terjadi di otak Kim, yaitu otak Kim hanya memiliki satu bagian! Dengan kata lain, otak Kim tidak terbagi menjadi otak kanan dan otak kiri layaknya orang normal.Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, kemballi diperlihatkan bahwa setengah dari bagian otak Kim telah terpecah menjadi tiga bagian.

Menurut ayahnya, Peek sudah memiliki ingatan yang kuat sejak usia 16-20 bulan. Ia membaca buku, mengingat isinya lalu mengembalikan buku-buku tersebut dengan posisi terbalik ke rak untuk menunjukkan kalau ia sudah selesai membacanya. Ia membaca satu buku dalam waktu satu jam, dan mengingat nyaris semua yang ia baca, mengingat informasi yang sangat luas dalam hal sejarah, literatur, geografi, angka, olahraga, musik dan tanggal. Teknik membacanya yaitu dengan membaca halaman kiri dengan mata kirinya dan halaman kanan dengan mata kanannya, dengan cara ini ia bisa membaca dua halaman sekaligus dengan rate 8-10 detik per halaman. ia bisa mengingat isi 12000 buku.

 Berbagai pemeriksaan itu tak juga memberikan keterangan mengenai penyebab kejeniusan Kim, hanya penyebab ketidakmampuannya. Kim memiliki kelemahan dalam hal motorik, bahkan untuk mandi dan menggosok gigi pun tak dapat dilakukan seorang diri. Ketika Kim lahir, dokter memvonisnya sebagai ‘anak terbelakang’ atau ‘cacat mental’ dan ia menyarankan kedua orang tua Kim untuk membawanya ke rumah perawatan. Namun pada saat itu Fran dan istrinya membawa pulang Kim dan memperkenalkan Kim pada buku. Pada usia tiga tahun, Kim bertanya pada Fran arti kata “rahasia”. Sambil bercanda, Fran menyuruh putranya itu untuk mencarinya di kamus. “Saat itu ia belum bisa berjalan”, kenangnya, “jadi ia merangkak ke arah meja, mengangkat tubuhnya ke atas meja dan sekitar 30 detik.

kemudian ia berseru ‘ketemu!’” Saat berumur 4,5 tahun Kim sudah hafal 8 volume awal dari satu set ensiklopedia yang ada di rumahnya. Bahkan, baru-baru ini telah terungkap bahwa Kim dapat membaca 2 halaman buku secara bersamaan dan meyerap isinya hanya dalam waktu 10 detik! Hebatnya lagi informasi yang ia peroleh tadi tak akan dia lupakan. Menakjubkan!

Selain kemampuan menghafal dan aritmatika yang jauh d iatas rata-rata, Kim juga mencintai musik dan belajar memainkan piano pada Dr. April Greenan dari Universitas Utah. “Dia mempunyai kemampuan bermusik yang fenomenal dan lebih dari sekedar menghafal”, Ujar Dr.Greenan. “Bila Kim mendengar sebuah simfoni saat dia kecil, dan kemudian mendengarnya lagi pada usia 53 tahun, ia langsung dapat mengetahui bila terdapat kesalahan kecil pada permainan musik itu.”

Sesungguhnya apa yang dikatakan dokter yang membantu kelahiran Kim ialah benar, bahwa Kim bukanlah merupakan seorang autis jenius, tapi lebih tepat disebut pria dengan keterbelakangan mental yang superjenius. Karena seorang yang jenius biasanya memiliki kemampuan luar biasa dalam 3 bidang. Tetapi Kim, sang superjenius, memiliki kemampuan yang sangat hebat setidaknya di 15 bidang yang berbeda! Hal ini disebabkan karena kemampuan menghafal 12000 buku, memprediksi cuaca dan memiliki kemampuan bermusik layaknya Mozart!

Tak ada orang lain di dunia ini yang memiliki kapasitas otak seperti Kim Peek. Badan Antariksa Amerika (NASA) pun tertarik menggunakan berbagai peralatan canggih, seperti brain imaging dan data fusion techniques, untuk menemukan rahasia di balik kemampuan otak Kim yang mengagumkan. Ketika Kim ditanya mengenai pendapatnya mengenai langkah yang akan diambil NASA, ia pun menjawab, “Itu yang terbaik.” Mengapa dia bisa tahu segalanya? “Karena saya punya rasa cinta yang besar pada semua yang saya lihat,”ujar Kim. Sulit untuk berbincang-bincang dengan Kim. Pikirannya mampu berpindah-pindah dengan kecepatan tinggi. Namun dengan bantuan Fran, Kim selalu dibimbing untuk kembali pada topik pembicaraan semula. Dalam sebuah pembicaraan umum, seorang bercerita bahwa ia dibesarkan di kota Cirencester. “Itu adalah nama kamp orang Romawi, Corin,” sahut Kim. “Corinium,” ujar orang tersebut seraya membetulkan pernyataan Kim. Tetapi belakangan, setelah dicek ulang, Kimlah yang benar. Karena orang-orang Romawi mengambil nama Corinium dari bahasa Keltik, Corin.
       
 
»»  Read More...
 

Mauli's Blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea